Kota Kapur Diteliti Kembali

Situs sejarah yang ada di Desa Kota Kapur, Kecamatan Mendobarat, Kabupaten Bangka, dalam waktu dekat akan diteliti kembali. Penelitian kembali ini dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya penemuan benda baru yang ada di sana.

“Penelitian awal telah dilakukan pada tahun 1996 dan ditemukan sejumlah peninggalan sejarah seperti arca wisnu, benteng tanah, dan potongan lingga. Dimungkinkan juga benda-benda bersejarah lainnya masih ada di sana, sehingga perlu dilakukan kembali penelitian,” kata Kabag Tata Usaha Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Kabupaten Bangka Asep Setiawan yang ditemui di ruang kerjanya, Senin (17/9) siang seraya menambahkan, penelitian ini dilakukan bersama Balai Arkeologi Palembang dan Jambi yang berkedudukan di Palembang. Dengan adanya penelitian kembali tersebut, lanjut Asep, tentu ke depannya situs cagar wisata itu menjadi objek wisata yang dapat dikunjungi baik wisatawan mancanegara (Wisman) maupun wisatawan nusantara (Wisnus) seperti daerah objek lainnya. “Di areal Kota Kapur itu nantinya akan dibangun sejenis pendopo untuk penyimpanan barang-barang sejarah yang saat ini sebagian berada di Palembang,” jelasnya.

Menurun

Sementara itu, Kabid Objek dan Sarana Wisata Netty menambahkan, untuk meningkatkan jumlah wisman dan wisnu pihaknya masih menitikberatkan pada objek wisata pantai. “Sampai saat ini kita terus berbenah untuk peningkatan wisman dan wisnu di Kabupaten Bangka,” jelasnya.

Dia menambahkan sampai saat ini jumlah Wisman dan Wisnu di Bangka jika dilihat dari data sangat jauh menurun. Untuk itu pihaknya akan melakukan pembenahan obyek wisata yang ada di Bangka.

“Tahun lalu jumlah Wisman dan Wisnu itu mencapai 3.466 orang, untuk itu tahun ini kita masih menitikberatkan pada objek wisata pantai,” paparnya. Menurutnya, turunnya wisman dan wisnu dikarenakan kurang optimalnya koordinasi antara pengelola obyek wisata dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Bangka.

Saat ini, pengelola hotel wisata jarang melaporkan jumlah wisatan yang tinggal di hotel, wisma maupun penginapan. “Kalau untuk pengunjung pantai dapat kita lihat melalui tiket karcis yang baru masuk, namun untuk melihat di hotel, wisma dan penginapan sangat sulit karena pengelola jarang melapor,” katanya seraya menambahkan tahun ini pihaknya akan melakukan koordinasi, kalau perlu pihaknya yang akan menjemput bola.

Sumber : Koran Bangka pos, edisi Senin, 17 sept 2007 

Satu Tanggapan to “Kota Kapur Diteliti Kembali”

  1. Agus Widiatmoko Says:

    Situs Kota Kapur tidaklah musnah, hasil penelitian bulan september 2007 yang dilakukan Balai Arkeologi Palembang dan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jambi telah menemukan bukti-bukti baru terkait peranan Kota Kapur pada masa proto sriwijaya dan sriwijaya. Ternyata Kota Kapur tidak sekedar tempat penemuan prasasti dan candi, tapi lebih dari itu lho…..!Setidaknya ini didasarkan adanya temuan sisa pemukiman di bibir dataran pinggir sungai mendo, kawasan situs kota kapur. Banyaknya temuan gerabah berhias motif geometris yang sangat umum dipakai pada budaya masyarakat prasejarah, paling tidak memberi gambaran kepada kita bahwa situs kota kapur merupakan situs yang cukup tua dan sudah eksis jauh sebelum masa kejayaan sriwijya. Pun temuan papan-papan perahu kuno yang kami temukan saat survei telah membuktikan dunia pelayaran pada waktu lebih dari cukup sebagai pendukung kerajaan maritim sriwijaya. Masalahnya sekarang, Bagaimana Masyarakat Bangka ikut peduli melestarikan dan mengembangakan Situs Kota kapur? Apakah cukup jadi objek wisata saja? tidak khan…..saya berharap Kota Kapur menjadi Mastepiece dan icon Bangka, sebagaimana Bangka punya maskapai penerbangan “Sriwijaya Air”. Jangan melulu gali-gali timah terus…..bisa abis tuh, situs kota kapur….gali dhong akar sejarah dan budaya bangka, lewat penggalian/ekskavasi arkeologi ……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: