WEB Versi 2.0

WEB versi 2, apa maksudnya? apakah merupakan versi baru dari WWW ? apakah web 2.0 adalah sebuah teknologi baru pada web ? Ataukah hanya sebuah istilah baru di dunia internet?
Berbeda dengan istilah lain di dunia IT, penambahan digit 2.0 pada kata Web 2.0 tidaklah dimaksudkan untuk menunjukkan adanya tambahan fitur atau hal baru disisi teknik, istilah Web 2.0 juga tidaklah merujuk pada penampilan teknologi baru pada Web (walau beberapa Web 2.0 menggunakan teknologi canggih). Web 2.0 lebih merujuk pada sebuah konsep menyangkut cara membangun dan bagaimana kecenderungan pemanfaatan internet dimasa depan.
Lanjut membaca

Google Wujudkan Mimpi ke Bulan

LOS ANGELES, Pengalaman menjelajah Bulan di depan komputer kelak tak hanya dalam bentuk gambar statis seperti pada Google Moon, salah satu varian Google Earth yang menyediakan landscape permukaan Bulan kepada para pengguna komputer. Sebab, Google telah menyeponsori kompetisi bernilai jutaan dollar untuk membuat robot pendarat Bulan yang akan mengirimkan rekaman video berkualitas tinggi.

Tidak tanggung-tanggung, hadiah 20 juta dollar AS disediakan kepada siapapun yang pertama kali dapat mendaratkan kendaraan robotik buatannya ke permukaan Bulan dan mengirimkan kembali video berkualitas tinggi ke Bumi sebelum tahun 2012. Ini akan menjadi dorongan bagi perusahaan-perusahaan swasta di luar pemerintah untuk menunjukkan kemampuannya mengeksplorasi Bulan.

Wahana akan dinyatakan menang jika dapat melakukan pendaratan yang aman dengan membawa kamera video kualitas tinggi. Setelah mendarat, ia juga harus bisa berpindah minimal 393,60 meter di permukaan Bulan, membuat rekaman panorama di sekitarnya, dan mengirimkannya secara realtime ke Bumi untuk dipancarkan melalui halaman situs Google.

Peluncuran wahana dapat dilakukan dengan roket yang dikembangkan sendiri atau melalui jasa perusahaan roket yang ada. Jika sampai batas waktu yang ditentukan tidak ada yang berhasil, hadiah diturunkan menjadi 15 juta dollar AS sampai tahun 2014. Hadian 5 juta dollar AS tersedia untuk pemenang kedua dan bonus 5 juta dollar AS untuk tim pemenang jika dapat melampaui syarat minimal yang telah ditetapkan.

“Saya berharap ada satu tim yang sangat ambisius sehingga membawa kita secara virtual seperti kembali ke Bulan sesegera mungkin,” ujar Larry Page, salah satu pendiri Google dikutip AP. Setidaknya satu tim telah menyetakan siap berpartisipasi yakni William “Red” Whittaker, profesor robotika dari Carnegie Mellon University yang pernha memangkan kontes mobil otomatis penjelajah Gurun Mojave.

Kompetisi Google Lunar X Prize atau juga disebut Moon 2.0 ini diadakan pada momentum yang tepat di saat sejumlah negara tengah berlomba-lomba untuk kembali mengirimkan misi ke Bulan bahkan berambisi mendirikan koloni. Jepang baru saja meluncurkan SELENE, wahana pengorbit pertamanya ke Bulan yang tertunda peluncurannya dari jadwal semula seminggu lalu. Tahun depan NASA juga sudah merencanakan peluncuran wahana pengorbit Bulan dan wahana penembak untuk melihat sampel.

Jika misi ke Bulan yang dicanangkan AS, Jepang, China, Eropa, dan Russia bisa menghabiskan dana ratusan juta dollar AS, pemenang kompetisi tersebut diharapkan hanya butuh biaya jauh lebih kecil. Pakar teknologi ruang angkasa berpendapat pengiriman wahana ke Bulan sangat memungkinkan meskipun tim-tim yang berlomba harus menghadapi masalah biaya karena harus menekan sekecil mungkin agar ekonomis terhadap hadiah yang ditawarkan.

Google bermitra dengan Yayasan X-Prize untuk menggelar kompetisi ini ke seluruh dunia. Yayasan X-Prize merupakan pencetus kontes Ansari X-Prize pada tahun 2004 untuk mendorong penerbangan murah ke luar angkasa.

Moon 2.0 akan meramaikan kompetisi ruang angkasa lainnya, antara lain tawaran hadiah 50 juta dollar AS dari Robert Bigelow bagi perusahaan AS pertama yang dapat mengirimkan wahana berawak ke orbit Bumi. Bigelow berambisi membangun hotel melayang di orbit Bumi dan sudah meluncurkan dua prototipenya.

 

Sumber : Kompas.Com

Pengintai dari Ponsel Java

Makin banyaknya pencurian dewasa ini memang memprihatinkan. Kesulitan utama melacak pencurinya adalah tidak adanya rekaman aktivitas mereka. Karena, kehadiran Mobile Webcam yang otomatis bisa merekam semua aktivitas di sebuah tempat, akan menjadi bukti kuat.

Aplikasi Mobile Webcam yang gratis ini sangat berguna. Bukan untuk mencegah kejahatan, tapi untuk melacak dan menangkap pelakunya. Barang bukti pencuri memang sulit didapat, karena mereka beraksi saat tak seorang pun melihatnya. Buat pecandu narkoba, banyak pelakunya adalah orang terdekat, saudara, tetangga atau teman sendiri. Karena itu, foto aktivitas pencurian akan menjadi bukti kuat yang bisa membantu pihak kepolisian. Mobile Webcam bisa otomatis mengirim hasil foto ke alamat e-mail Anda, menyimpan foto ke memori ponsel, memotret setiap durasi waktu tertentu, dan mendukung layanan Web penyedia hosting gambar seperti Flicker.

Ponsel Java dengan aplikasi Mobile Webcam ini bisa dipasang di tempat tersembunyi untuk mengamati halaman rumah saat rumah kosong, di dalam mobil, kantor atau toko. Jangan sampai ponsel terlihat kecuali lingkaran kecil lensa kamera. Pastikan pula, ponsel dalam kondisi silent, tanpa getar, nomor GPRS sudah aktif dan pulsanya cukup sehingga bisa otomatis mengirim gambar ke alamat e-mail Anda. Berikut cara mudah instalasi dan penggunaannya.

Box:

Nama : Mobile Webcam
Ponsel : Sony-Ericsson berlayar Sony-Ericsson 176×220 dan 240×320 pixel, Siemens 132×176 pixel, Nokia Series 60v2, Samsung 176×220 dan 240×320 pixel atau ponsel Java lainnya
Harga : Gratis
Download : http://download.getjar.com/downloads/web/pub/9867/MobileWebcam.jar

Lakukan instalasi hingga selesai. Aktifkan dan pilih Options>OK. Pilih Yes saat muncul permintaan untuk mengakses internet via GPRS. Karena aplikasi ini gratis, maka akan muncul beberapa iklan di layar ponsel. Pilih operator yang sesuai. Lalu pilih Options>Menu>Continue. Ulangi lagi hingga sampai ke tampilan awal, dan pilih Options>OK untuk mulai masuk ke Webcam.

Mulai saat itu, akses internet sudah dimulai dan besarnya data sudah terukur. Pilih Options>Webcam Settings untuk melakukan pengaturan awal.

Pilih Auto-Save Pics agar objek yang terekam bisa langsung disimpan otomatis, lalu jenis file fotonya (PNG atau JPEG), dan resolusinya, lalu pilih Save. Makin besar resolusi yang dipilih, makin besar ukuran file, dan makin besar pula memori internal yang dibutuhkan. Resolusi 160×120 pixel sudah mencukupi, tidak memakan banyak memori dan masih nyaman dilihat.

Pilih Back untuk melanjutkan setting, lalu pilih Timer Settings untuk mengatur berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memotret objek pertama dan selanjutnya, dimulai dari angka 0 detik (tanpa jeda) hingga 0 detik. Pilih pula berapa banyak foto yang ingin disimpan otomatis, mulai dari 1 foto hingga tanpa batas tergantung kapasitas memori (No limit).

Pilih Back untuk melanjutkan setting, lalu pilih Upload Settings. Pilih Yes jika Anda ingin aplikasi otomatis mengirimkan hasil foto ke alamat e-mail yang sudah ditentukan sebelumnya. Lalu, masukkan alamat email asal (From), alamat e-mail tujuan (To), dan judul foto (Additional Message), lalu Save untuk menyimpan. Pilih Connect saat muncul pesan bahwa setting telah tersimpan dan koneksi ke internet perlu dilakukan. Tunggu hingga muncul pesan Connection established, dan pilih Back. Pilih Options>No jika Anda hanya ingin menyimpan hasil foto ke dalam memori ponsel.

Sumber: Kompas.com