Arsip untuk September, 2007

PCMAV RC20 Build2

Posted in Antivirus on 29/09/2007 by AMCA

Seperti biasa PCMEDIA kembali merilis update terbaru untuk PCMAV RC20 nya, yaitu Build2 ( RC20.vdb) . Dalam update kali ini PCMAV RC20 Build2 ada penambahan 6 signature database virusnya. Anda dapat mendownload nya di Divshare dan seperti biasa file RC20.vdbnya di copy di folder PCMAV RC20 anda.

AntiVirus GAV_2.8.4

Posted in Antivirus on 27/09/2007 by AMCA

Gucup ( GAV ) Antivirus merupakan salah satu antivirus lokal buatan anak bangsa yang kehadirannya cukup menambah khasanah antivirus lokal di negeri ini, GAV Antivirus ini cukup ampuh / handal dalam melibas malware. Antivirus ini Merupakan Karya dari Yusuf Theretsa Patiku Mahsiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

GAV Antivirus ini hadir dengan versi terbarunya yaitu : GAV_2.8.4 yang dapat didonwload di :

1. http://www.softpedia.com/progDownload/GAV-Download-70420.html

2. http://antivirus.inf.uajy.ac.id

Update Build1 PCMAV RC20

Posted in Antivirus on 22/09/2007 by AMCA

PC Media kembali merilis upadate terbaru untuk PCMAV RC20 nya dengan menambah 4 siganature  virus terbaru untuk databasenya. Download RC20.vdb sebesar 67 Kb terus copy di direktori PCMAV RC20.

link for download : just click here

Suku Lom, Kemurnian di Tengah Hutan Bangka

Posted in Budaya on 21/09/2007 by AMCA

“HATI-hati masuk ke daerah suku Lom. Niat hati harus bersih dan tulus. Kalau hati kotor, nanti bisa kena celaka, bisa-bisa malah tidak bisa keluar lagi.” Demikian pesan banyak orang kepada siapa pun yang akan mengunjungi suku Lom.

SUKU Lom merupakan suku unik yang tinggal di Dusun Air Abik dan Dusun Pejam, Desa Gunung Muda, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung. Mereka juga sering disebut sebagai suku Mapur karena mula-mula sebagian besar tinggal di Dusun Mapur. Suku tersebut dikenal sebagai salah satu komunitas yang masih kuat memegang kemurnian tradisi di tengah perubahan zaman.

Sebenarnya kawasan adat suku Lom hanya berjarak sekitar 13 kilometer dari kota Kecamatan Belinyu. Motor dan mobil masih bisa masuk ke daerah itu saat tidak turun hujan, meski harus menelusuri jalan menuju tanah di tengah hutan Gunung Muda dan Gunung Pelawan yang rusak dan berlubang-lubang.

Kemurnian tradisi suku Lom selama ini dibumbui berbagai mitos, misteri, atau legenda yang menakutkan sehingga sebagian masyarakat enggan menyinggahi kawasan itu.

Memasuki perkampungan suku Lom di Dusun Air Abik, tak ubahnya melihat perkampungan warga biasa di daerah lain. Rumah-rumah kampung berjajar rapi di kiri-kanan jalan. Sebagian bangunan rumah sudah permanen, semipermanen, dan sebagian lagi masih berupa rumah kayu sederhana dengan atap genting. Bahkan beberapa rumah dilengkapi parabola. Ada juga beberapa mobil dan sepeda motor.

Keunikan suku itu mulai terasa ketika mereka ditanya tentang agama. Kolom agama kartu tanda penduduk (KTP) pada sebagian suku itu dibiarkan kosong, sebagian ditulis ’agama Islam’ sekadar untuk formalitas.

“Saya tidak punya agama. Tetapi, saya menghargai orang lain yang beragama. Yang penting saya hidup baik-baik, bisa makan dan minum setiap hari, serta tidak menyakiti orang lain,” ucap Sli (42), warga suku Lom yang tinggal sendirian di daerah agak pedalaman.

Sebutan lom pada suku tersebut merujuk komunitas yang “belum” memeluk suatu agama. Menurut sejumlah warga, sebutan itu mulai muncul sejak zaman kolonial Belanda yang berusaha mengidentifikasi penduduk berdasarkan agama yang dianut. Hingga sekarang, anggota suku yang masih memeluk adat disebut “Lom”, sedangkan yang telah memeluk agama formal tertentu berarti telah menjadi “bukan Lom”.

Kepala Dusun Air Abik, Tagtui, menjelaskan, dari 139 keluarga yang tercatat, sebanyak 62 orang tertulis beragama Islam, 13 Kristen, dan dua orang Buddha. Sebanyak 62 orang lagi memeluk kepercayaan adat atau masih murni “Lom”. Namun, sebagian besar warga yang secara formal telah memeluk agama juga masih memercayai adat yang dipatuhi sejak nenek moyang.

“Sejak kecil saya tidak punya agama. Saya masuk Islam ketika menikah dengan istri yang Muslim tahun 1997. Tetapi, saya masih memercayai hukum-hukum adat sampai sekarang,” papar Tagtui.

Menurut penuturan tetua adat setempat, Mang Sikat (62), adat suku Lom dibangun dari keyakinan bahwa mereka dilahirkan dari alam semesta. Gunung, hutan, sungai, bumi, langit, dan hewan merupakan bagian dari alam semesta yang menyatu dengan nenek moyang sehingga harus dihargai. Dalam setiap perwujudan alam terdapat roh atau kekuatan yang selalu menjaga dan mengawasi manusia. Kutukan akan menimpa siapa pun yang melanggar kekuatan alam.

Keyakinan akan kutukan itu diperkuat oleh mantra-mantra yang digunakan untuk setiap tindakan yang dimuati tujuan khusus. Ada mantra untuk jirat, yaitu semacam doa untuk menjaga ladang dari pencurian. Ada mantra untuk menghipnotis orang agar mengakui kejahatan yang dilakukan. Juga ada semacam gendam untuk menarik minat lawan jenis sehingga jatuh cinta atau untuk menjaga kelanggengan pernikahan.

Berbagai mantra itu terutama dikuasai para dukun adat demi menjaga keamanan dari serangan luar, melestarikan tatanan sosial, sekaligus menempa kepercayaan diri setiap anggota suku. Meski digunakan dengan hati-hati untuk keperluan khusus, keampuhan mantra suku Lom acap jadi gunjingan khalayak luas sehingga masyarakat cenderung berhati-hati terhadap kekuatan magis suku itu.

KEYAKINAN itu melahirkan adat unik yang sebagian masih ditaati suku Lom hingga kini. Mayat anggota suku yang meninggal, misalnya, tidak boleh diantar ke kubur melalui pintu depan karena dia pergi untuk selamanya dan tidak kembali lagi. Mayat dibawa lewat pintu belakang, atau bila perlu menjebol dinding samping.

Adat lain, wanita hamil dilarang duduk di tangga rumah karena tangga menjadi perlintasan roh-roh. Roh-roh itu bisa masuk dalam kandungan sehingga menghambat proses kelahiran. Bersiul di ladang juga dihindari karena akan mengusir roh kehidupan yang memasuki tanaman yang baru tumbuh, akibatnya bisa gagal panen.

Keterasingan menciptakan bahasa Lom yang unik. Kata- kata diucapkan dalam percakapan yang cepat dan penuh intonasi. Suku Lom menyebut ika untuk mereka, nampik untuk dekat, nen berarti ini, bu untuk nasi, dan maken air berarti minum. Bahasa itu berbeda dengan bahasa Melayu atau China yang terdapat di lingkungan di sekitar suku Lom.

HINGGA saat ini, suku Lom masih berusaha menjaga keyakinan adat. Para orang tua umumnya membebaskan anak untuk bersekolah, tetapi anak- anak biasanya tidak pernah menamatkan sekolah dasar. SD Negeri 24 di Dusun Air Abik yang berada di pinggir dusun hanya diikuti 48 siswa. Itu pun sebagian berasal dari lingkungan di luar suku.

Menurut Kepala Sekolah SDN 24 Dusun Air Abik, M Bundiar, jumlah anak yang masuk sekolah bisa mencapai puluhan siswa. Tetapi, anak-anak suku Lom rata-rata berhenti sekolah saat menginjak kelas II, III, atau IV.

“Kesadaran terhadap pendidikan pada suku Lom masih sangat rendah. Banyak yang tidak sekolah. Kalau sudah masuk, ada saja anak yang putus sekolah setiap bulannya. Kadang ada yang minta izin bekerja membantu orangtua di hutan dan tidak pernah masuk lagi, atau tiba-tiba hilang begitu saja,” tuturnya.

Beberapa warga suku Lom menganggap pendidikan hanya akan mengajarkan tabiat dunia luar yang dipenuhi kebohongan dan nafsu mengejar materi. Yudi (32), salah satu warga, mengaku tidak pernah sekolah sehingga tidak bisa membaca dan menulis. “Saya selalu ke ladang untuk memelihara 100 batang lada putih, buah-buahan, dan tanaman lain. Saya hanya butuh hidup dengan bahagia bersama warga di sini,” ujarnya.

Suku Lom cenderung menghindari budaya asing yang bertentangan dengan tradisi. Puluhan tahun lalu adat masih melarang anggota suku untuk menggunakan sandal, jas, jaket, atau payung karena dianggap menyamai gaya dan perilaku para penjajah. Sekarang ikatan itu mulai mengendur seiring dengan perkembangan zaman, tetapi sikap kritis terhadap dunia luar masih tetap dipelihara.

Dalam sejarahnya, belum pernah ada anggota suku yang tersangkut atau dipenjara karena melakukan tindakan kriminal. Suku Lom yang asli sering diibaratkan sebagai bayi yang baru lahir; masih murni dan polos

PC Media Antivirus (PCMAV) RC20

Posted in Antivirus on 19/09/2007 by AMCA

PC Media Antivirus (PCMAV) 1.0 RC20
Copyright (c) 2007 Majalah PC Media
A member of Pinpoint Publications

APA YANG BARU DI PCMAV RC20 (CLEANER & REALTIME PROTECTOR)?
———————————————————–
a.Ditambahkan, database pengenal dan pembersih 89 virus
lokal/asing/varian baru yang dilaporkan menyebar di Indonesia.
Total 1121 virus beserta variannya yang banyak beredar di
Indonesia telah dikenal di RC20 ini oleh engine internal PCMAV.

b.Diperbarui, fitur GetUpdates kini dapat memberikan informasi
alamat update PCMAV tanpa terpaku pada satu alamat download saja.
Ini dilakukan karena pada beberapa komputer ada yang tidak bisa
mengakses alamat tertentu atau memang alamat tersebut sengaja di-blok.

c.Diperbarui, perubahan beberapa nama virus mengikuti varian baru
yang ditemukan.

d.Diperbarui, engine untuk mengintegrasikan ClamAV kini lebih diperkuat
dengan dilakukannya optimalisasi kode dan penambahan error handling
yang lebih ketat untuk menghindari terjadinya error.

e.Ditambahkan, engine cleaner khusus untuk virus yang dapat menginfeksi
file dokumen yakni VBWG-Intan.

f.Improvisasi, pada kalimat informasi yang ada di fitur GetUpdates.

g.Improvisasi, kemampuan engine “DeepClean” agar perbaikan registry
lebih sempurna dibanding PCMAV versi sebelumnya.

h.Diperbaiki, kesalahan deteksi (false alarm) pada beberapa program.

i.Perbaikan beberapa minor bug dan improvisasi kode internal untuk
memastikan bahwa PCMAV Cleaner & PCMAV RealTime Protector lebih
dari sekadar antivirus biasa.

FITUR & FAKTA UNGGULAN PCMAV
—————————-
- ANTIVIRUS TERBAIK: Mengenali sekaligus mengatasi gangguan virus
komputer yang banyak menyebar di Indonesia (lokal & asing), lebih
banyak dari antivirus lainnya di dunia. Bukan hanya akurat, tapi
juga tuntas 100% tanpa merusak dokumen dan sistem Windows.
Keselamatan dokumen dan sistem Windows adalah prioritas utama di
PCMAV. Teknisi PCMAV yang sangat ahli, terlatih dan berpengalaman
selalu bekerja keras dan berdedikasi tinggi demi terciptanya
sebuah antivirus yang handal dan terpercaya. Tidak ada antivirus
lain yang sepeduli dan setuntas PCMAV dalam mengatasi virus
komputer.

- PENELITI YANG BERPENGALAMAN: Dengan pengalaman sejak tahun 1992,
pengembang antivirus di PC Media merupakan peneliti virus
komputer dan pembuat antivirus yang sangat berpengalaman dan
termasuk langka di Indonesia. Oleh karenanya, kami tahu benar
bagaimana menghasilkan antivirus terbaik. Selain itu, PCMAV juga
didukung penuh oleh PC Media, majalah komputer terbesar di
Indonesia.

- DENGAN DOBEL ENGINE ANTIVIRUS: PCMAV dapat dikombinasikan
dengan engine ClamAV yang telah disempurnakan oleh tim PCMAV
untuk mendapatkan hasil pendeteksian dan perlindungan virus yang
lebih banyak, bahkan hingga 94.000 virus lebih. Kombinasi dua
engine antivirus terbaik di kelasnya ini (PCMAV & ClamAV) sungguh
dahsyat dalam melindungi komputer Anda!

- PEMERIKSAAN MENYELURUH: PCMAV melakukan pemeriksaan secara
menyeluruh terhadap sistem sebelum melakukan pemeriksaan terhadap
folder/file. Dengan teknologi khusus, PCMAV bahkan mampu
mendeteksi dan mengatasi secara sempurna beberapa virus kompleks
yang aktif di memory maupun di registry, seperti PendekarBlank
atau Brontok, walau virus-virus tersebut berusaha melindungi
dirinya sendiri di memory atau tampil acak di registry. Hal ini
penting untuk mendapatkan hasil yang akurat dan sempurna.

- AKTIF MELINDUNGI: Teknologi “ActiveCheck” terbaru, yang terdapat
di PCMAV RealTime Protector, dirancang untuk secara pro-aktif
memastikan sebuah file yang dijalankan telah bebas virus dan akan
menghadang virus sebelum menyebar, bahkan untuk virus baru yang
belum dikenal. Jadi Anda pun bisa tenang, karena saat komputer
Anda bekerja, PCMAV RealTime Protector tak berhenti melindungi.

- TUNTAS 100%: Teknologi “DeepClean” terbaru dapat diandalkan untuk
memperbaiki (repair) secara menyeluruh hingga 100% settingan
registry dan file sistem penting Windows yang “dirusak” oleh
virus/trojan/worm maupun akibat penggunaan antivirus lain yang
kurang handal. Virus pun dapat dibasmi sampai ke “akar-akarnya”
tanpa merusak file maupun dokumen penting lainnya.

- MENYELAMATKAN DOKUMEN: Teknologi pintar “SmartUnhide” mampu
secara otomatis mengembalikan file,folder dan dokumen penting
yang disembunyikan oleh beberapa virus yang kompleks, seperti
Moonlight, FluBurung atau PendekarBlank, tanpa merusak atau
menghapusnya.

- MENGENAL VIRUS BARU: Teknologi “GeneticHeuristic” yang unik
secara efektif mampu mendeteksi virus baru yang belum dikenal.

- MUDAH DIOPERASIKAN: Dengan PCMAV, menu dan tampilan dari sebuah
program antivirus kini begitu menyenangkan, mudah dioperasikan
dan tidak ribet.

- ENTENG: PCMAV cukup ringan dalam penggunaan memori dan resource
komputer.

- TANPA INSTALL: PCMAV berukuran cukup kecil dan bersifat portable,
sehingga dapat dioperasikan secara langsung tanpa perlu
meng-install-nya. Sangat cocok untuk penggunaan instan yang
bersifat darurat, seperti pada USB flash disk. Tinggal “copy” &
“paste”!

- TEKNOLOGI DETEKSI TERKINI: PCMAV menggunakan beragam teknologi
pendeteksian virus terkini, termasuk pattern matching, code
analysis dan hashing.

- GRATIS: Merupakan bonus ekstra di setiap pembelian Majalah PC
Media edisi terbaru yang terbit tiap bulan.

- MADE IN INDONESIA: PCMAV diciptakan dan dikembangkan sendiri oleh
bangsa Indonesia. Bangga dengan karya anak bangsa.

Virus-virus baru yang dikenal mulai RC20 ini antara lain Aksika-Dago.E, Aksika-Kere.D, Aksika.O, AnakFK, Angelo.C, Aniee.A, Aniee.B, Autoit.B, Barsaka, Boo, Brontok-3.D, BukBron.C, Cetik, Cyrax.D, FluIkan.B, Funxls, GadisSeksi, GameVB.B, Geratis.C, GetRaw, Habd, Harpot.I, Itz, JerukPurut, Kalong, Kuya, KyrEnt.E, Leena.K, LovePraja, Manorblack, Noooh, Piracy, Prethoryan, Ravmon, Redlof.B, Regestry, Rhex, RontokBrow.D, Shuriken.F, Sina, Socks, TheBrother, TheCoolPics.D, TheCoolPics.E, Thumbs.B, TukulNdeso.VBS, Vanpraja, dan Worker.

untuk selanjutnya baca Readme.txt

===================

link download : divshare

===================

untuk download Main.cvd dan Daily.cvd

untuk download library ClamAV : http://sourceforge.net

Awas, Celah Widget Diincar Penjahat Cyber

Posted in komputer on 19/09/2007 by AMCA

Laporan terbaru Web Security Trends dari Finjan patut diwaspadai. Laporan ini menyebutkan sebuah serangan baru yang mengeksploitasi widget dan gadget akan makin ramai.

Widget adalah suatu aplikasi kecil yang biasanya beroperasi dalam sebuah web browser atau di desktop dan menyajikan fungsi khusus, seperti laporan cuaca atau update data. Teknologi ini digunakan sebagai cara untuk merancang sebuah desktop atau halaman situs sehingga menyediakan informasi yang diinginkan user.

Tren terbaru dalam upaya pihak tak bertanggungjawab mendapatkan data milik calon korbannya menunjukkan peningkatan penggunaan widget sebagai celah keamanan. Peneliti di Finjan Malicious Code Research Centre memprediksikan bahwa peningkatan penggunaan widget makin membuka risiko bagi pengguna komputer.

Semua tipe widget dinilai memiliki sistem keamanan yang lemah. Ini termasuk widget pada sistem operasi, aplikasi pihak ketiga, maupun web widget.

Risiko ini makin terbuka dengan besarnya jumlah widget yang tersedia di dunia. Diperkirakan ada sekitar 3,720 widget telah tersedia di Google; 3,197 di Apple; dan 3,959 di Facebook.

Pihak Finjan mengatakan bahwa serangan yang mengekploitasi widget akan marak dalam waktu dekat ini, sehingga sistem keamanan perlu segera ditinjau ulang demi kepentingan penggunanya. Pengguna disarankan berhati-hati jika menggunakan widget. Terutama untuk widget dari pihak ketiga dan yang bersifat interaktif.

“Widget dan gadget yang rentan, memudahkan penyerang untuk mengendalikan mesin user, dan seharusnya hal ini dipikirkan dari sisi keamanan,” ujar Yuval Ben-Itzhak, Chief Technology Officer Finjan, seperto dilansir detikINET dari iTnews.

sumber : detiknet.com

S/N : avast!Pro v4.7.1043

Posted in Antivirus on 18/09/2007 by AMCA

avast.jpg

  Version 4.7.1043

  September 6, 2007

 

 

 - fixed a problem in the boot-time scanner (prevents the intermittent “Unhandled Exception” errors)
- added Inno Setup unpacker
- speed optimization of certain operations (e.g. scanning of emails in the Internet Mail provider)
- Standard Shield: fixed a memory leak (Windows NT/200/XP)
- mail scanner: fix in IMAP handler (solves problems with Nortel CallPilot, for example)
- Windows Vista: removed the conflict with Asus Data Security Manager
- Web Shield: now scans even data returned from HTTP POST requests
- speed improvements in the area selection dialog
- fixed various small issues on Windows Vista

 ==============================

SN : S7588137R6599P1106-5WKNCJWK

==============================

Warga Teluklimau Makan ’Suami‘

Posted in Budaya on 18/09/2007 by AMCA

KECAMATAN Jebus sebagai kecamatan yang memiliki wilayah yang paling luas di Kabupaten Bangka Barat sudah sejak lama telah didiami berbagai suku yang hidup berdampingan dengan rukun selama puluhan tahun.

Di kecamatan yang memiliki 17 desa ini selain suku Melayu Bangka, warga keturunan Tionghoa, Melayu Sumatera, dan Jawa juga terdapat warga keturunan suku Buton yang mendiami Desa Teluklimau.

Keberagaman suku yang mendiami wilayah Kecamatan Jebus melalui proses panjang selama puluhan bahkan ratusan tahun telah memiliki warna tersendiri dalam kehidupan masyarakatnya baik dalam adat istiadat maupun makanan khas.

Seperti warga keturunan suku Buton di Desa Teluklimau, kendati sudah selama puluhan tahun terpisah dari tanah leluhurnya dan sebagian sudah melakukan perkawinan campuran dengan suku Melayu Bangka, hingga kini masih mempertahankan makanan tradisional leluhurnya yaitu ’suami‘.

Saat berkunjung ke Desa Teluklimau, Minggu (22/1), makanan yang terbuat dari ubi ini sengaja disuguhkan tokoh pemuda setempat Rahman sebagai teman santap siang pengganti nasi bersama ikan Pari dan ikan Kerisi panggang lengkap dengan jeruk kunci, cabe plus sambal.

Sajian yang tidak biasanya ini cukup membangkitkan selera makan dan memulihkan tenaga usai menempuh medan offroad belasan kilometer jalan yang mengalami kerusakan yang sangat parah dari Parittiga hingga Desa Teluklimau.

Pegal-pegal dibadan usai melalui jalan yang penuh lobang dan kubangan-kubangan yang mengangga sepanjang perjalanan juga perlahan hilang melihat keindahan pantai berbentuk kuali besar dihiasi batu-batu cantik yang tersusun rapi dan pemandangan khas Teluk Kelabat.

Tokoh masyarakat sekaligus mantan Kepala Desa Teluklimau, Samsuri mengungkapkan di Desa Teluklimau masyarakat selain menjadikan beras sebagai makan pokok sehari-harinya masih mengkonsumsi ’suami‘ yaitu sejenis makanan yang dibuat dari ubi yang diparut lalu dikukus menggunakan cetakan dari daun kelapa.

“Suami disini selain dibuat untuk konsumsi sendiri juga dijual kepada warga setempat dengan harga Rp 2.000 per buah,” ujar Samsuri.

Dilanjutkannya di Desa Teluklimau masyarakat mengenal tiga macam ’suami‘ yaitu suami hitam yang terbuat dari ubi yang dijemur selama satu minggu lalu baru dikukus, suami biasa yang dibuat dari ubi yang diparut lalu dikukus dan suami pepeh yaitu suami yang dibuat dari ubi yang diparut lalu dipipihkan menggunakan suatu alat dicampur minyak.

Sebagai makanan khas menurut keterangan Samsuri ketika Kecamatan Jebus masih bergabung dalam kabupaten Bangka, suami ini sering ditampilkan dalam kegiatan pameran tingkat kabupaten bersama sejenis kue yang juga merupakan makanan khas warga setempat.

Rahman dan La Ara warga keturunan suku Buton ini mengungkapkan suami selain menjadi makanan sehari-hari juga sering digunakan warga sebagai bekal jika melaut dan bekerja di TI apung.

“Jika tidak kena air suami bahkan bisa tahan sampai sebulan, tapi sudah keras,” ujar La Ara.

Kota Kapur Diteliti Kembali

Posted in Budaya on 18/09/2007 by AMCA

Situs sejarah yang ada di Desa Kota Kapur, Kecamatan Mendobarat, Kabupaten Bangka, dalam waktu dekat akan diteliti kembali. Penelitian kembali ini dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya penemuan benda baru yang ada di sana.

“Penelitian awal telah dilakukan pada tahun 1996 dan ditemukan sejumlah peninggalan sejarah seperti arca wisnu, benteng tanah, dan potongan lingga. Dimungkinkan juga benda-benda bersejarah lainnya masih ada di sana, sehingga perlu dilakukan kembali penelitian,” kata Kabag Tata Usaha Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Kabupaten Bangka Asep Setiawan yang ditemui di ruang kerjanya, Senin (17/9) siang seraya menambahkan, penelitian ini dilakukan bersama Balai Arkeologi Palembang dan Jambi yang berkedudukan di Palembang. Dengan adanya penelitian kembali tersebut, lanjut Asep, tentu ke depannya situs cagar wisata itu menjadi objek wisata yang dapat dikunjungi baik wisatawan mancanegara (Wisman) maupun wisatawan nusantara (Wisnus) seperti daerah objek lainnya. “Di areal Kota Kapur itu nantinya akan dibangun sejenis pendopo untuk penyimpanan barang-barang sejarah yang saat ini sebagian berada di Palembang,” jelasnya.

Menurun

Sementara itu, Kabid Objek dan Sarana Wisata Netty menambahkan, untuk meningkatkan jumlah wisman dan wisnu pihaknya masih menitikberatkan pada objek wisata pantai. “Sampai saat ini kita terus berbenah untuk peningkatan wisman dan wisnu di Kabupaten Bangka,” jelasnya.

Dia menambahkan sampai saat ini jumlah Wisman dan Wisnu di Bangka jika dilihat dari data sangat jauh menurun. Untuk itu pihaknya akan melakukan pembenahan obyek wisata yang ada di Bangka.

“Tahun lalu jumlah Wisman dan Wisnu itu mencapai 3.466 orang, untuk itu tahun ini kita masih menitikberatkan pada objek wisata pantai,” paparnya. Menurutnya, turunnya wisman dan wisnu dikarenakan kurang optimalnya koordinasi antara pengelola obyek wisata dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Bangka.

Saat ini, pengelola hotel wisata jarang melaporkan jumlah wisatan yang tinggal di hotel, wisma maupun penginapan. “Kalau untuk pengunjung pantai dapat kita lihat melalui tiket karcis yang baru masuk, namun untuk melihat di hotel, wisma dan penginapan sangat sulit karena pengelola jarang melapor,” katanya seraya menambahkan tahun ini pihaknya akan melakukan koordinasi, kalau perlu pihaknya yang akan menjemput bola.

Sumber : Koran Bangka pos, edisi Senin, 17 sept 2007 

Google Wujudkan Mimpi ke Bulan

Posted in Info tekno on 17/09/2007 by AMCA

LOS ANGELES, Pengalaman menjelajah Bulan di depan komputer kelak tak hanya dalam bentuk gambar statis seperti pada Google Moon, salah satu varian Google Earth yang menyediakan landscape permukaan Bulan kepada para pengguna komputer. Sebab, Google telah menyeponsori kompetisi bernilai jutaan dollar untuk membuat robot pendarat Bulan yang akan mengirimkan rekaman video berkualitas tinggi.

Tidak tanggung-tanggung, hadiah 20 juta dollar AS disediakan kepada siapapun yang pertama kali dapat mendaratkan kendaraan robotik buatannya ke permukaan Bulan dan mengirimkan kembali video berkualitas tinggi ke Bumi sebelum tahun 2012. Ini akan menjadi dorongan bagi perusahaan-perusahaan swasta di luar pemerintah untuk menunjukkan kemampuannya mengeksplorasi Bulan.

Wahana akan dinyatakan menang jika dapat melakukan pendaratan yang aman dengan membawa kamera video kualitas tinggi. Setelah mendarat, ia juga harus bisa berpindah minimal 393,60 meter di permukaan Bulan, membuat rekaman panorama di sekitarnya, dan mengirimkannya secara realtime ke Bumi untuk dipancarkan melalui halaman situs Google.

Peluncuran wahana dapat dilakukan dengan roket yang dikembangkan sendiri atau melalui jasa perusahaan roket yang ada. Jika sampai batas waktu yang ditentukan tidak ada yang berhasil, hadiah diturunkan menjadi 15 juta dollar AS sampai tahun 2014. Hadian 5 juta dollar AS tersedia untuk pemenang kedua dan bonus 5 juta dollar AS untuk tim pemenang jika dapat melampaui syarat minimal yang telah ditetapkan.

“Saya berharap ada satu tim yang sangat ambisius sehingga membawa kita secara virtual seperti kembali ke Bulan sesegera mungkin,” ujar Larry Page, salah satu pendiri Google dikutip AP. Setidaknya satu tim telah menyetakan siap berpartisipasi yakni William “Red” Whittaker, profesor robotika dari Carnegie Mellon University yang pernha memangkan kontes mobil otomatis penjelajah Gurun Mojave.

Kompetisi Google Lunar X Prize atau juga disebut Moon 2.0 ini diadakan pada momentum yang tepat di saat sejumlah negara tengah berlomba-lomba untuk kembali mengirimkan misi ke Bulan bahkan berambisi mendirikan koloni. Jepang baru saja meluncurkan SELENE, wahana pengorbit pertamanya ke Bulan yang tertunda peluncurannya dari jadwal semula seminggu lalu. Tahun depan NASA juga sudah merencanakan peluncuran wahana pengorbit Bulan dan wahana penembak untuk melihat sampel.

Jika misi ke Bulan yang dicanangkan AS, Jepang, China, Eropa, dan Russia bisa menghabiskan dana ratusan juta dollar AS, pemenang kompetisi tersebut diharapkan hanya butuh biaya jauh lebih kecil. Pakar teknologi ruang angkasa berpendapat pengiriman wahana ke Bulan sangat memungkinkan meskipun tim-tim yang berlomba harus menghadapi masalah biaya karena harus menekan sekecil mungkin agar ekonomis terhadap hadiah yang ditawarkan.

Google bermitra dengan Yayasan X-Prize untuk menggelar kompetisi ini ke seluruh dunia. Yayasan X-Prize merupakan pencetus kontes Ansari X-Prize pada tahun 2004 untuk mendorong penerbangan murah ke luar angkasa.

Moon 2.0 akan meramaikan kompetisi ruang angkasa lainnya, antara lain tawaran hadiah 50 juta dollar AS dari Robert Bigelow bagi perusahaan AS pertama yang dapat mengirimkan wahana berawak ke orbit Bumi. Bigelow berambisi membangun hotel melayang di orbit Bumi dan sudah meluncurkan dua prototipenya.

 

Sumber : Kompas.Com